KESEMPURNAAN PENGELUARAN DARAH PADA DAGING SAPI MEUGANG DI PASAR INDUK LAMBAROACEH BESAR

Fitria Ulfa, rastina rastina, T Reza Farasyi, Ismail Ismail, M Jalaluddin, Abdul Harris

Abstract


ABSTRAK

                Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kualitas kesempurnaan pengeluaran darah pada daging sapi saat  meugang di pasar induk Lambaro Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan 10 sampel daging sapi dari 10 pedagang dimana setiap pedagang diambil 10 gram sampel daging sapi di pasar Induk Lambaro Aceh Besar: Data hasil penelitian dianalisis secara deskriftif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 10 sampel daging sapi positif pengeluaran darah secara sempurna  dengan adanya perubahan warna biru pada ekstrak daging. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengeluaran darah pada waktu penyembelihan daging sapi saat meugang di Pasar Lambaro Aceh besar,  masih sangat baik dan darah keluar dengan sempurna.           

 

Kata kunci :Daging sapi, Meugang, Kesempurnaan pengeluaran darah.

 

ABSTRACT

                    This study aims to determine the quality of expenditure perfection of blood extract on beef when meugang  at the Lambaro Aceh Besar main market. Testing the perfection of blood discharging using the Malachite Green reagent. This study used 10 meat samples with 10 gram samples from different traders. The results of this study showed positive results for the total number of samples marked in blue on the Malachite Green reagent. Based on this study it can be concluded that the release of blood at the time of slaughtering meugang beef in Lambaro Market, Greater Aceh is still very good and the blood comes out perfectly.  Keyword : Beef meat, meugang, perfection of blood expendation. 

Keywords


Daging sapi; Meugang; Kesempurnaan pengeluaran darah.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Abubakar. 2009. Standarisasi Rumah Potong Ayam Tradisional dan Penerapan HACCP dalam proses pemotongan ayam di Indonesia. Prosiding. PPI Standarisasi, BSN.

Anil M.H. 2012. Effect of slaughter method of carcass and meat characteristics in the meat of cattle and sheep. Gebriel Press. UK.

Anonimous. 2009. Penuntun Uji Laboratorium Untuk PPDH. Laboratorium Kesmavet dan Epidemiologi Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah.

Putri A.M., dan A. Amri. 2018. Akulturasi dalam tradisi meugang (Studi deskriptif pada masyarakat gampoeng Jawa Kecamatan Kuta Raja Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah. Vol.3. No.1.

Ditjennakkeswan. 2012. Daging ayam sumber makanan bergizi. Direktorat jenderal peternakan dan kesehatan hewan kementerian pertanian RI, Jakarta.

Direktorat jenderal peternakan. 2011. Statistik peternakan dan kesehatan hewan 201. Live stock and animal health Statistic. http;//Ditjennak.deptan.go.id. Di akses tanggal 25 April 2018.

Gregory, N.G. 1998. Animal Welfare and Meat Science. Cambridge university, Pr, Cambridge.

Hadi, R.W., I. Setiawan dan Sumardi. 2011. Perancangan alat pendeteksi kualitas daging sapi berdasarkan warna dan bau berbasis Microcontroler Atmega32 menggunakan logika Fuzzy. Jurnal Universitas Diponegero. Transmisi 13 (1) 21-26.

Hendra, L., K., Santoso., T., Purnawarman dan, C., Basridan, H., Pisestyani. 2014. Determinasi hormon kortisol dalam serum darah sebagai indikator stres pada sapi potong yang disembelih dengan dan tanpa pemingsanan. Prosiding konferensi ilmiah veteriner nasional. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor.

Harmini, R., Winandi., Asmarantaka., dan J., Atmakusuma. 2011. Model dinamis sistem ketersediaan daging sapi nasional. Jurnal Ekonomi Pembangunan.12 (1): (128-146).

Hasan, A. 2014. Karakteristik kualitas isi daging landak jawa (Hystrix Javanica). Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor.

Hastang., Siti., N., Sirajuddin, dan A., Asnawi. 2013. Efisiensi pemasaran daging sapi pada perusahaan daerah rumah potong hewan kota Makassar. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin.

Koesmara, H. N. dan G.S. Budisatria. 2015. Faktor-faktor yang mempengaruhi margin pemasaran sapi potong dan daging sapi di Kabupaten Aceh Besar. Buletin Peternakan Fakultas Peternakan39 (1): 57-63

Komariah., Sri R., dan Sarjito. 2009. Sifat fisik daging sapi, kerbau dan domba pada lama postmortem yang berbeda. Buletin Peternakan 33(3):183.

Kurniawan N.P., D. Septinova dan K. Adhianto. 2015. Kualitas fisik daging sapi dari tempat pemotongan hewan di Bandar Lampung, Agriculture Lampung University

Lawrie R.A. 1995. Ilmu daging. Ed. 5 : 243-51.

Lawrie. R.A. 2003. Ilmu daging dalam Meat science. Terjemahan : Parakkasi A., UI Press. Jakarta.

Efriyani dan Marzuki, 2014. Tradisi meugang dalam masyarakat Aceh, UIN Ar-Raniry Banda Aceh. el Harakah.16 (2).

Nelly M., A. Nur dan V. Wilya. 2015. Perbedaan kadar kolesterol total sebelum dan sesudah meugang hari raya idul adha. SEL Vol.2.No. 1 : 29-34.

Nur, A., N., Merissa dan N. Ramadhan. 2015. Ragam kuliner meugang idul adha di Aceh tahun 2014. Jurnal Peternakan Indonesia. Vol.2. No (2) 72-76.

Prisetyani H., N. N. Dannar , K. Santoso. dan H. latif.2015. Kesempurnaan Kematian sapi setelah penyembelihan dengan dan tanpa pemingsanan berdasarkan parameter waktu henti darah memancar. Acta Veterinaria Indonesiana. Vol.3 (58-63)

Prajnadibya., Nikodemus., Kurniawan S. Dian., dan K., Adhianto. 2013. Kualitas fisik daging sapi dari tempat pemotongan hewan di Bandar Lampung, Agriculture Lampung University.

Putri, A., Mulyana dan Amsal. 2018. Akulturasi dalam tradisi meugang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah. 3 (1).

Priyanto, D. 2015. Evaluasi kebijakan impor daging sapi melalui analisis penawaran dan permintaan. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner.

Priyanto, D., 2010. Strategi pengembangan usaha ternak sapi potong dalam mendukung program swasembada daging sapi dan kerbau tahun 2014. Balai Penelitian Ternak. Jurnal Litbang Pertanian Vol. 3 No. (3).

Rianto.E., M.F., Rahmawati dan A, Purnomodi.2010. Karakteristik fisik daging sapi peranakan ongole pada berbagai tingkatan bobot badan. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner .

Rusdimansyah dan Khasrad. 2012. Kualitas fisik daging sapi peranakan Simental dengan perlakuan stimulasi listrik dan lama pelayunan yang berbeda. Jurnal ilmu peternakan Indonesia. ISSN 1907-1760.

Sarjito. 2010. Sifat fisik daging sapi, kerbau dan domba pada lama Post mortem yang berbeda. Skripsi. Bogor Agricultural University.

Setiawan. S., Yanuwardani. I., B., Ngurah., Swacita, dan K., Sauda. 2017. Kualitas Daging Sapi di Rumah Potong Hewan Pesanggaran Ditinjau dari Uji pH dan Daya ikat Air. Buletin Veteriner Udayana 1 (16-21) Laboratorium Kesmavet Fakultas Kedokteran Hewan Udayana.

Sonbait LY, Monim H., Woran D. 2008. Preferensi konsumen terhadap produk olahan daging sapi kota sorong. Jurnal ilmu peternakan 3 (1) : 87-93.

Supratikno., S. Agung, D.W. Lukman., A.M.Vincent dan H.Ashari. 2014. Penerapan prinsip kesejahteraan hewan pada proses penyembelihan landak jawa (Hystrix javanica). Jurnal ilmiah veteriner Nasional (KIVNAS) ke-13.

Susanto dan Edy. 2014. Standar penanganan pasca panen daging segar. Jurnal Ternak.05. (01). 2086 – 5201. Fakultas Peternakan Universitas Islam Lamongan.

Trantono. 2011. Bangsa – bangsa sapipotong. Gramedia : Jakarta.

Winandi, H., R., Asmarantaka dan A. Juniar. 2010. Model dinamis sistem ketersedian daging sapi nasional. Jurnal Ekonomi Pembangunan. 12. (1): 28-146

Yanti., Hafri., Hidayati dan Elfawati.2008. Kualitas daging sapi dengan kemasan plastik (Polyethylen) dan plastic PP (Polypropylen) di Pasar Arengka Kota Pekanbaru, jurnal peternakan. 5 (1): 1829 – 8729




DOI: https://doi.org/10.21157/jim%20vet..v3i2.10730

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.