PERAN HUMAS WILAYATUL HISBAH DALAM MENSOSIALISASIKAN HUKUM SYARIAT ISLAM DI BANDA ACEH

Andre Febrian, Dr. Mahyuzar Drs., M.Si

Abstract


ABSTRAK, Penelitian ini berjudul “Peran Humas Wilayatul Hisbah dalam Mensosialisasikan Hukum Syariat Islam di Banda Aceh”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Humas Wilayatul Hisbah dalam mensosialisasikan Hukum Syariat Islam dan apa-apa saja kendala yang dialami petugas dalam melakukan sosialisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan Teori Difusi Inovasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dengan cara wawancara terbuka dan dokumentasi. Data sekunder dikumpulkan dari buku-buku, brosur, halaman web, dan dokumen-dokumen lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas memiliki dua peran, yaitu humas sebagai penghubung antarlembaga dan humas sebagai pembina. Dalam menjalankan kegiatan, humas memiliki beberapa kendala, yaitu: (1) keterbatasan sarana dan prasarana, (2) keterbatasan personel atau pegawai, (3) keterbatasan anggaran, dan (4) kurangnya kesadaran masyarakat.

Kata kunci: Peran, Humas, Sosialisasi, Hukum Syariat Islam, dan Kota Banda Aceh.


The Role of Wilayatul Hisbah Public Relations in Socializing Islamic Law in Banda Aceh

ABSTRACT, This study entitled “The Role of Wilayatul Hisbah Public Relations in Socializing Islamic Law in Banda Aceh.” This research aims to know how the role of Wilayatul Hisbah Public Relations in socializing Islamic law and what are the obstacles faced by the officer during the socialization. The method used in this research is qualitative methiod. This research uses Diffusion of Inovations theory. The source of research data consists of primary data and secondary data. Primary data  collected by interview and documentation. Secondary data collected from books, brochures, webpage, and other relevant documents. The results showed that public relations has two role, that is public relations as a liaison between intituions and public relations as a coach. During activity, public relations has several obstacles, that is: (1) lack of facilities and infrastructure, (2) understaffed, (3) shoestring budget, and (4) lack of public awareness.

Key words: role, public relations, Islamic Law, and Banda Aceh City 

Keywords


Peran, Humas, Sosialisasi, Hukum Syariat Islam, dan Kota Banda Aceh; Role, public relations, Islamic Law, and Banda Aceh City

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia