“Pantang Larang (Pamali) Dalam Masyarakat Gayo Kecamatan Pegasing Aceh Tengah”.

LINDAWATI LINDAWATI, Husaini Ibrahim

Abstract


ABSTRAK

 

 

Penelitian ini berjudul “Pantang Larang (Pamali) Dalam Masyarakat Gayo Kecamatan Pegasing Aceh Tengah”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan praktik Sumang (varibel X) dengan  pola prilaku masyarakat (variabel Y). Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori Strukturalisasi Anthony Giddens, Metode penelitian  yang digunakan adalah diskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey korelasional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 120 orang yang terdiri dari 60 orang laki-laki dan 60 orang perempuan. Data primer pada penelitian ini diperoleh dari kuesioner dan wawancara yang skala pengukurannya menggunakan skala likert dan diolah secara statistik dengan menggunakan program SPSS versi 20,0 yaitu uji validitas dan reabelitas, uji korelasi menggunakan uji korelasi product moment pearson, uji t-hitung, uji hipotesis serta menjelaskan kuesioner ekplanasi. Untuk hasil uji hipotesis diketahui nilai thitung adalah 1,028 dengan tingkat signifikasi 0,003. Nilai t tabel pada α = 5% dengan df (120) adalah sebesar 1.660. Berdasarkan kreteria uji hipotesis yaitu t hitung < t tabel (1,028 < 1,660) dengan nilai signifikasi kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho di tolak yakni, tidak ada hubungan yang signifikan antara praktik Sumang (larangan) dengan pola perilaku masyarakat di Aceh Tengah Kecamatan Pegasing. Terjadinya hal tersebut diakibatkan oleh struktur tidak lagi menuntun sesorang terikat oleh kepastian dan ketentuan tradisi praktik sumang. seperti telah terjadinya perubahan zaman, serta pemahaman masyarakatnya yang telah hidup modern dan dijadikan acuan untuk bertingkah laku.

 

Kata Kunci : Sumang (Larangan), Kemali (Pantangan), Prilaku Masyarakat

"Abstinence Ban (Pamali) In Gayo Society of Pegasing Sub-District Middle Aceh"

ABSTRACT

 

 

This research entitled "Abstinence Ban (Pamali) In Gayo Society of Pegasing Sub-District Middle Aceh". This study aims to determine the relationship of Sumang practice (varibel X) with the pattern of community behavior (variable Y). The theory used in this research is the theory of Structuralization Anthony Giddens while the research method used is descriptive quantitative with correlational survey approach. The populations in this study were 120 people consisting of 60 men and 60 women. The primary data in this study were obtained from questionnaires and interviews that the measurement scale uses Likert scale and it is processed statistically using SPSS version 20.0 that is the test of validity and reassessment, correlation test uses product moment pearson correlation test, t-test, hypothesis test as well as explaining the explanatory questionnaire. For the result of hypothesis test, it is known that tcount value is 1.028 with significance level 0,003. The value of t table of α = 5% with df (120) is equal to 1660. Based on test criteria of hypothesis that is t count <t table (1,028 <1,660) with significance value less than 0,05, hence it can be concluded that Ho is rejected, there is no significant relation between Sumang practice (ban) with behavior pattern of society in Pegasing sub-district Middle Aceh. It is caused by the structure that no longer leads someone bounded by the certainty and provisions of the practice tradition of Sumang. Because of the changing times, as well as the understanding of the people who have lived a modern life as a reference to behave.

 

Keywords: Sumang (Ban), Sumang practice, Community Behavior

 


Keywords


Sumang (Larangan), Praktik Sumang, Prilaku Masyarakat

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia