Judul jurnal : Perselisihan Antar Warga di Daerah Perbatasan Antara Aceh Utara Dan Bener Meriah

Nurhayati hayati, Bukhari, MHSc

Abstract


 

Abstrak b.indo

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan pola perselisihan antar warga kampung Rikit Musara Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah, kemudian melihat upaya yang telah  dilakukan pemerintah dalam mengatasi perselisihan antar warga di kampung Rikit Musara Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teori konflik Gustav Ralf Dahrendorf, inti dari teori ini yaitu otoritas menjadi sumber konflik, bagaimana konflik terbentuk, serta kondisi yang mempengaruhi, teori ini juga membahas masyarakat memiliki dua wajah konflik dan konsensus, dan memiliki tipe konflik yakni kelompok semu serta kelompok kepentingan, serta konflik yang membawa perubahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kronologi perselisihan pada masyarakat kampung Rikit Musara akibat konflik dari perbatasan antar kedua kabupaten, yang kemudian pihak Aceh Utara memaksa agar masyarakat mengubah status kependudukannya secara illegal. Faktor utama perselisihan karena adanya tari ulur dari kedua kabupaten, perselisihan pada kampung Rikit Musara masih berlangsung sampai sekarang, warga akan bersatu kembali apabila sudah ada ketetapan dari pemerintah yang berwenang.

Kata Kunci  :Perselisihan, Status Identitas, Daerah Perbatasan


Judul B.inggris : inter-dispute of residents in the border area of Aceh Utara and Bener Meriah

Abstrak b.Inggris

This study aims to describe the process and pattern of disputes between villagers Rikit Musara Permata District Bener Meriah District, then see the efforts that have been done by the government in overcoming disputes between villagers in Rikit Musara Village Permata District Bener Meriah Regency.This research method using descriptive qualitative.The theory used in this research is using conflict theory Gustav Ralf Dahrendorf, the core of this theory is that authority becomes a source of conflict, how conflict is formed, and conditions that affect, this theory also discusses the community has two faces of conflict and consensus, false groups as well as interest groups, and conflicts that bring about change.The results of this study indicate that, the chronology of disputes in Rikit Musara village community due to conflict from the border between the two districts, which then the Aceh Utara forces to force the community to change the status of their population illegally. The main factor of the dispute due to the dance of the two districts, the dispute on Kampung Rikit Musara still going on until now, the citizens will be reunited if there has been a decree from the government authorities.

Keywords: Dispute, Identity Status, Border Area


Keywords


kata kunci : Perselisihan, Status Identitas, Daerah Perbatasan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia